Items filtered by date: July 2015 - Indonesiaamanah

Indonesiaamanah.com- Hari hari ini pasca Ramadhan, istilah halal bihalal menjadi aktivitas yang rutin dilakukan. Nah taukah sahabat amanah siapa yang pertama kali menemukan istilah halal bihalal? Berikut ulasannya :

Penggagas istilah "halal bi halal" ini adalah KH Abdul Wahab Chasbullah. Ceritanya begini: Setelah Indonesia merdeka 1945, pada tahun 1948, Indonesia dilanda gejala disintegrasi bangsa. Para elit politik saling bertengkar, tidak mau duduk dalam satu forum. Sementara pemberontakan terjadi dimana-mana, diantaranya DI/TII, PKI Madiun.
Pada tahun 1948, yaitu dipertengahan bulan Ramadhan, Bung Karno memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara, untuk dimintai pendapat dan sarannya untuk mengatasi situasi politik Indonesia yang tidak sehat. Kemudian Kiai Wahab memberi saran kepada Bung Karno untuk menyelenggarakan Silaturrahim, sebab sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri, dimana seluruh umat Islam disunahkan bersilaturrahmi.

Lalu Bung Karno menjawab, "Silaturrahmi kan biasa, saya ingin istilah yang lain".

"Itu gampang", kata Kiai Wahab. "Begini, para elit politik tidak mau bersatu, itu karena mereka saling menyalahkan. Saling menyalahkan itu kan dosa. Dosa itu haram. Supaya mereka tidak punya dosa (haram), maka harus dihalalkan. Mereka harus duduk dalam satu meja untuk saling memaafkan, saling menghalalkan. Sehingga silaturrahmi nanti kita pakai istilah 'halal bi halal'", jelas Kiai Wahab.

Dari saran Kiai Wahab itulah, kemudian Bung Karno pada Hari Raya Idul Fitri saat itu, mengundang semua tokoh politik untuk datang ke Istana Negara untuk menghadiri silaturrahmi yang diberi judul 'Halal bi Halal' dan akhirnya mereka bisa duduk dalam satu meja, sebagai babak baru untuk menyusun kekuatan dan persatuan bangsa.

Sejak saat itulah, instansi-instansi pemerintah yang merupakan orang-orang Bung Karno menyelenggarakan Halal bi Halal yang kemudian diikuti juga oleh warga masyarakat secara luas, terutama masyarakat muslim di Jawa sebagai pengikut para ulama. Jadi Bung Karno bergerak lewat instansi pemerintah, sementara Kiai Wahab menggerakkan warga dari bawah. Jadilah Halal bi Halal sebagai kegaitan rutin dan budaya Indonesia saat Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang.

Kalau kegiatan halal bihalal sendiri, kegiatan ini dimulai sejak KGPAA Mangkunegara I atau yang dikenal dengan Pangeran Sambernyawa. Setelah Idul Fitri, beliau menyelenggarakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana.

Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri. Kemudian budaya seperti ini ditiru oleh masyarakat luas termasuk organisasi keagamaan dan instansi pemerintah.akan tetapi itu baru kegiatannya bukan nama dari kegiatannya. kegiatan seperti dilakukan Pangeran Sambernyawa belum menyebutkan istilah "Halal bi Halal", meskipun esensinya sudah ada.

Tapi istilah "halal bi halal" ini secara nyata dicetuskan oleh KH. Wahab Chasbullah dengan analisa pertama (thalabu halâl bi tharîqin halâl) adalah: mencari penyelesaian masalah atau mencari keharmonisan hubungan dengan cara mengampuni kesalahan. Atau dengan analisis kedua (halâl "yujza'u" bi halâl) adalah: pembebasan kesalahan dibalas pula dengan pembebasan kesalahan dengan cara saling memaafkan.

Wallahul Muwafiq ila Aqwamith Thoriq

KH Masdar Farid Mas'udi
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

 

Indonesiaamanah.com- 70 tahun kemerdekaan sebentar lagi akan kita rayakan. Sekedar refleksi atas kemerdekaan negeri ini, nampaknya meme ini mewakili kegelisahan umum rakyat kita.

Indonesia negeri yang kaya akan kekayaan alamnya, justru yang kita alamai adalah paradoksal : Mengkayakan negera lain. Eksploitasi besar besaran atas kekayaan alam Indonesia sudah demikian sangat telanjang, tetapi pemerintah seakan tak punya kuasa untuk membendung syahwat kerakusan dari imperialisme ekonomi. Celakanya, bukannya melawan tapi justru bersekongkol, sehingga praktek eksploitasi bukannya memudar tetapi justru semakin menjadi jadi!

Pertanyaan kemudian adalah sampai kapan praktek imperialisme ekonomi ini terus bercokol di republik ini? Yang jelas 70 tahun kemerdekaan Indonesia tanda tanda imperialisme itu semakin di beri karpet merah untuk atas nama investasi.

Ibu pertiwi masih terus bersedih...

 

Indonesiaamanah.com- Masih ingat tulisan di portal ini tentang monkey business? Nah jika masih ingat, maka nampaknya sudah mulai menemukan relevansinya saat ini tentang fenomena bisnis batu akik.

Kecenderungan menurunnya bisnis batu akik akhir akhir ini kami kutipkan dari okezone :

PAMOR batu akik yang terus melambung dalam beberapa waktu ke belakang, kini mulai pudar. Sejak Ramadan, para penghobi batu akik mulai melupakan hobinya. Bahkan selepas Idul Fitri, pamor batu akik terlihat benar-benar menukik.

Hal ini membuat sejumlah penjual batu akik yang biasa mangkal di kawasan pusat kota Garut atau Pengkolan dan sekitarnya mengeluh. Mereka mengaku, belakangan ini jualan batu akik "tiiseun", apalagi saat berjualan pada bulan Ramadan lalu.

Mereka mengatakan, pamor batu akik Garut, Jawa Barat, yang semula booming dan mencapai puncak popularitas pada akhir tahun lalu hingga awal tahun sepertinya kini mulai menurun.

Menurut dia, memang benar sebelumnya pamor batu akik Garut sempat melambung hingga harganya pun di atas ratusan ribu rupiah untuk satu buah batu akik yang belum pakai batang. Akan tetapi, belakangan ini batu akik dijual dengan harga ada yang di bawah Rp50.000 per buah.

Hal senada diungkapkan Iwan Kanta (37) warga Jalan Bratayudha Ciwalen Garut Kota. "Sekarang memang sudah mulai berkurang, kemarin-kemarin tukang ngebentuk sama gosok batu tumbuh subur dimana-mana, tapi sekarang mulai berkurang," kata Iwan.

Menurut Iwan, saat booming batu akik, dirinya bisa menyicil motor dari hasil jualan batu akik. "Tapi sekarang mah mati suri. Untuk makan juga susah. Penghasilan pun di bawah seratus ribu per hari, itu teh sudah untung," kata Iwan.

Dia menyebutkan, menurunnya omzet penjualan batu akik, bisa saja disebabkan karena masyarakat sudah mulai jenuh, banyak pedagang, dan bisa juga batu akik sudah bukan barang aneh atau berharga lagi.

Berdasarkan pantauan "KP" di sejumlah lokasi pemolesan, penjualan, dan pembuatan batu akik, kini mulai terlihat sepi. Bahkan banyak juga diantaranya sudah tidak beroperasi dengan alasan pindah karena sepi orderan. Mesin pemotongnya pun banyak yang dijual.

"Sekarang mah bener-bener sepi tak bisa diandalkan lagi. Orderan memoles batu paling satu dua buah saja per hari. Kalau sebelumnya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan," kata Agi, tukang batu di bunderan suci.

 

Indonesiaamanah.com- Saat sistem pendidikan Indonesia selalu disibukkan dengan kelulusan ujian nasional, kurikulum yang selalu berubah ubah, di Finlandia justru sebaliknya hal ini sudah tak menjadi fokus utama. Hasilnya sungguh beda.

Bagaimana bedanya kami kutipkan ulasan dari ayah edy berikut ini :

OBROLAN AYAH DENGAN CHANTALL SEPUTAR TAWURAN PELAJAR DAN SISTEM PENDIDIKAN TERBAIK DI DUNIA

DIMANA LETAK PERBEDAANNYA ?????

Tadi malam setelah kami selesai siaran di Sindo TV, sempat berbincang2 dengan Chantall Della Concetta, presenter acara tsb melanjutkan obrolan kita
....

Saya bercerita tentang sistem pendidikan di FINLANDIA pada Chantall, yang diakui menerapkan sistem Pendidikan (Sekolah) terbaik di dunia.

Tiba2 saja Chantall menimpali, katanya dulu ia semasa masih di Metro TV pernah dikirim meliput di Finlandia,

"Wah ayah...katanya..., penduduknya luar biasa.... santun ramah, dan yg menakjubkan katanya jika kita parkir mobil dimana saja tidak perlu di kunci, dan jika ada benda2 berharga bisa ditinggal di mobil tanpa perlu khawatir ada yg mencurinya...." Begitu katanya....

Jadi ternyata SISTEM PENDIDIKAN itu yg menentukan potret sebuah bangsa, jadi jika potret bangsanya Amburadul seperti ini, pasti sistem Pendidikan dan para penyelenggaranya juga amburadul

Begitulah kira-kira kesimpulan dari obrolan kami malam itu di Studio Sindo TV.

Lalu seperti apa sich SISTEM PENDIDIKAN TERBAIK DI DUNIA ITU ???

Berikut penuturan dari Syed Abdul Rahman Alsagoff

1. Akreditasi (Pemeringkatan) sekolah oleh pemerintah, yg ada akreditasi oleh Masyarakat; Jadi masyarakat melihat langsung apakah anak mereka yg didik di sekolah tersebut menjadi semakin baik, beretika dan cerdas atau malah sebaliknya. Jadi sekolah tidak dinilai oleh satu pihak saja, yakni Pemerintah, melalui Stnadar tunggal yg bisa saja keliru (dan jika keliru maka seluruh bangsa akan menganggung akibatnya) ; melainkan langsung oleh usernya yakni masyarakat. Jadi sekolah berusaha untuk menjadi yg terbaik dengan memberikan bukti langsung kepada masyarakat yg menilainya. Fungsi pemerintah lebih sebagai konselor atau Konsultan Pembimbing bagi sekolah dan mengembangkan sistem sekolahnya bukan Lembaga Akreditasi. Mencatat sekolah2 yg dianggap berhasil oleh masyarakat dan membantu sekolah2 yg belum dianggap berhasil.

2. Tidak ada kurikulum tunggal yg ditetapkan oleh Pemerintah pusat, Setiap sekolah diberikan kebebasan mengembangkan kurikulum sendiri sesuai dengan potensi unggul daerahnya masing2. Jadi sepertinya jika sekolah itu di terletak di Bali mungkin yg lebih di utamakan adalah kurikulum pengembangan Budaya, Seni Tari, Ukir, Pahat dan sejnisnya. Jika dikalimantan mungkin tentang Batuan berharga, Gambut, Batubara, dan Budidaya Hutan, Jika di Maluku mungkin Perikanan dan budidaya kelautan dan sejenisnya. Wow !!! Pastinya akan banyak para ahli lokal yg pandai memanfaatkan potensi daerahnya.

3. Tidak ada standar ujian negara, melain berbasiskan pada proses hasil pembelajaran dari hari ke hari dari masing-masing anak, tanpa dibandingkan melalui sistem Rangking. Jadi tujuan pembelajaran adalah untuk menjadikan anak yg terbaik sesuai bidang yg diminati dan kemampuannya sendiri-sendiri bukan untuk mengejar peringkat dalam satu kelas atau satu sekolah. (karena prinsip pendidikan adalah mencerdaskan semua anak bukan untuk Merangking mereka dari yg terpintar hingga yg terbodoh)

4. Dan yg paling mengesankan adalah tidak ada standar Nasional KECUKUPAN NILAI MINIMAL untuk Nilai masing2 pelajaran (karena tiap anak memiliki kecepatan belajar yg berbeda2 dan kemampuan berbeda untuk bidang pelajaran yg berbeda).

Yang ada justru STANDAR NASIONAL ETIKA MORAL ANAK. Jadi setiap sekolah wajib mendidik setiap murid mereka memenuhi STANDAR ETIKA MORAL NASIONAL sebagai Pondasi Dasar membantuk Bangsa Yang Kuat dan Cerdas.

Jadi meskipun sekolah mereka memiliki kurikulum yg berbeda2 dengan spesialisasi kecakapan Bidang yg berbeda di sesuaikan dengan potensi daerahnya masing2 Namun setiap sekolah harus bisa menjamin bahwa setiap muridnya memiliki ETIKA MORAL YG STANDAR SECARA NASIONAL.

Wah.... sepertinya kok tidak terlalu sulit ya untuk mengikuti dan menjadi Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia. Tentunya jika kita mau !!

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Seandainya anak kita bersekolah dengan sistem seperti ini sudah kebayang ya akan menjadi sangat luar biasa !!!.

Bersekolah akan menjadi hal yg menarik, menyenangkan sekaligus menantang dan tidak lagi membosankan dan menekan kejiwaan anak.

Dengan adanya Etika Moral yg di Standardisasi secara Nasional pastinya tidak akan ada lagi TAWURAN MASAL PELAJAR, Genk Nero, Genk Motor, dan sejenisnya di Jalanan. Anak akan menjadi respect pada guru dan orang tua, lebih beretika di sekolah, di jalan dan dirumah.

Dengan adanya sistem yg mengedepankan kecakapan individual dan tidak ada lagi sistem ujian dengan standar soal dan jawaban yg sama pastinya tidak akan ada lagi contek mencontek.

Tiap siswa akan tampil menjadi terbaik pada bidang kecakapan masing-masing yg memang menjadi bakat dan kelebihannya dan bukan dipacu dan ditekan untuk meningkatkan nilai atau bidang yg menjadi kelemahanya dengan cara ikut Bimbll atau Les siang, malam, pagi, sore.

Sekaligus masing2 anak-anak, Guru dan Orang Tuanya gak Stress lagi oleh Momok Nasional yg bernama Ujian Nasional, karena mereka di nilai bukan dari Ujian Akhir melainkan melalui proses perkembangan belajar dan penguasaan dari hari ke hari, sekaligus mereka juga dikembangkan berdasarkan kemampuan dan kecakapan bidang masing-masing, tidak untuk di Rangking, yg bisa berakibat sangat memalukan jika mereka termasuk 10 besar dari bawah.

Berkaca pada Syed Abdul Rahman Alsagoff sang Founder Arabic School di Singapore yg mau dan bisa melakukan perubahan dengan memulainya dari dirisendiri dan sekolahnya sendiri, kitapun mestinya bisa melakukan hal yg sama di Indonesia.

Jika Singapura bisa Indonesia Pasti Bisa !!!

Jika kita mau pasti bisa !!! dan bukan sebaliknya, Jika bisa sich sebenarnya kita mau !!!!

Ya Persis memulai perubahan mulai dari diri sendiri dan sekolah kita sendiri !!!

by ayah edy

 

Indonesiaamanah.com- Ini tentang etika hubungan diplomatik sekaligus penghormatan atas hubungan antar negara saat melakukan perjamuan.

Ada apa dengan Singapura, saat Presiden Indonesia mengunjungi Singapura, mengapa tak ada bendera merah putih? Apakah ini sebuah pesan terselubung atas Indonesia?

Kami kutipkan lengkapnya dari okezone.com :

Kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Singapura pada Selasa (28/7/2015) tidak disambut bendera Indonesia. Dalam foto yang merekam pertemuan Jokowi dengan Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam, tampak kedua pemimpin negara duduk dengan latar dua bendera Singapura.
Padahal, Indonesia selalu menyambut tamu negaranya dengan bendera negara mereka. Lalu, mengapa Singapura tidak memperlakukan hal serupa?

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi yang turut mendampingi Jokowi lantas menyampaikan penjelasan yang diberikan protokoler kepresidenan Singapura kepada Indonesia. Berdasarkan keterangan yang diberikan pihak Singapura, bendera yang dipasang saat pertemuan memang tidak ditujukan untuk negara tamu, sebab bendera tersebut tidak berubah siapa pun tamunya.

"Untuk pertemuan dengan Presiden Singapura, mereka selalu menggunakan dua bendera, yaitu bendera negara dan bendera kepresidenan," jelas Menlu Retno dalam pernyataan yang diterima Okezone, Selasa (28/7/2015).

"Mereka tidak menggunakan bendera negara tamu untuk semua pertemuan dengan presiden Singapura. Sementara pertemuan dengan perdana menteri tidak menggunakan bendera sama sekali," imbuhnya.

Namun, berdasarkan penelusuran Okezone, saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong pada 22 April 2013, terlihat bendera Indonesia terpasang di belakang PM Lee. Demikian juga saat mantan wakil presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menemui PM Lee pada 26 Juli 2013, bendera AS terpasang di balik punggung PM Lee.

 

Indonesiaamanah.com- Setelah liburan sekolah yang panjang, senin kemarin adalah hari pertama masuk sekolah bagi para pelajar kita. Nah seperti biasa senin adalah jadwal upacara.

Berikut kami tampilkan meme yang menjadi trendik topik yang menyindir para pelajar untuk upacara yang kami kutipkan dari Solopos.com :

Gambar kreatif atau meme yang melibatkan karakter Nyonya Meneer menjadi daya tarik tersendiri di tengah perbincangan hangat pengakses Internet (netizen), terkait dengan pelaksanaan upacara bendera di hari pertama masuk sekolah, Senin (27/7/2015).

tanda pagar (tagar) #HariPertamaSekolah, Senin, muncul meme yang menggunakan potret legendaris sebuah merek jamu nasional Nyonya Meneer.

Meme yang diunggah akun @GalihSahe15 tersebut seolah menyindir pelajar yang mengaku tidak tahan atau tidak kuat saat harus berdiri dalam pelaksanaan upacara bendera.

Meme Nyonya Meneer itu disertai dengan kicauan @GalihSahe15,"Baru upacara sebentar aja udah ngeluh , Contoh yg satu ini nih min @MemeComicIndo #HariPertamaSekolah."

Tertulis dalam meme Nyonya Meneer "Lo bilang lo capek berdiri pas upacara? Contoh Nyonya Meneer dia berdiri sejak 1919 belum pernah duduk!"

Meme menggelitik tersebut juga @GalihSahe15 tautkan dengan akun @MemeComicIndo, sebagai satu akun yang biasa menghimpun meme-meme unik.

Masih berhubungan dengan upacara bendera, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memberi imbauan kepada para pelajar dan segenap elemen pendidikan, untuk memaknai upacara bendera bukan sekadar acara seremonial.

"[Upacara] bukan sekadar seremonial, jadikan sbg wahana mingguan utk briefing kepsek & interaksi seluruh warga sekolah," tulis Anie Baswedan melalui akun Twitter-nya, @aniesbaswedan, Senin.

 

Indonesiaamanah.com - Sejak senin kemarin, anak anak kita yang sudah memasuki masa masuk sekolah. Termasuk pekan pekan ini adalah masa orientasi siswa atau MOS bagi siswa yang baru masuk.

MOS yang kadang berubah menjadi ajang perpeloncoan ini sehingga menyebabkan nilai edukasi menjadi kurang sering menjadi momok yang menakutkan bagi siswa baru.

Berikut kami kutipkan inspirasi konsep tentang ospek yang kami kutipkan dari Solopos.com :

Trending sosmed kali ini hadir dari keluhan seorang pengguna media sosial Path bernama Hariyanto. Mengeluhkan Ospek di Indonesia, pria ini menyebut kegiatan serupa di Singapura lebih inspiratif.

Cerita Hariyanto di Path diunggah ulang oleh sejumlah blog dan forum Internet. Dalam postingannya, Hariyanto menceritakan pengalamannya di mass rapid transit (MRT) Singapura.ospek-ntu

Dia bercerita, saat berwisata ke Singapura, di stasiun MRT Hariyanto terkejut tiba-tiba dirinya diajak tos oleh sekumpulan remaja dengan wajah ceria. Ternyata mereka adalah mahasiswa baru Nanyang Technology University (NTU) yang sedang mengerjakan tugas ospek dari senior mereka.

Tanpa memakai atribut yang aneh-aneh. Tugas mereka adalah setiap hari, satu anak harus membuat 30 orang bahagia. Judulnya tugas mereka adalah Kindness Campaign. Mereka keliling Singapura untuk membantu bersih-bersih stasiun, terminal dan toilet umum. Mereka juga membantu para pekerja yang sudah manula.

Tos yang didapat Hariyanto tadi ternyata maksudnya adalah memberi semangat kepada para penumpang yang akan berangkat bekerja disertai dengan ucapan "semangat".

"Tujuannya simpel saja, membuat orang tersenyum dan kembali bersemangat menjalani hari. Program tersebut mereka jalani selama sebulan lamanya," tulis Hariyanto

Ospek alias Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus ini sering kali menjadi momok mengerikan bagi para mahasiswa baru di Indonesia. Selain tugas yang diberikan cukup sulit, dimarahi oleh senior menjadi ketakutan tersendiri bagi mahasiswa baru. Sejumlah kampus sudah mulai meninggalkan sistem Ospek lama dan menggantinya dengan yang baru.

 

Indonesiaamanah.com- Menjelang 70 tahun kemerdekan Indonesia, kami akan menampilkan prestasi prestasi anak bangsa yang membanggakan.

Bahwa sesungguhnya Indonesia adalah negara besar dan sepatutnyalah kita menjaga negara ini dengan mewujudkan inovasi demi memandirikan Indonesia.

Berikut kami kutipkan liputan tentang 7 produk Indonesia yang mendunia dari VIVA.co.id:

Selama ini kamu mungkin selalu bangga jika memakai suatu produk buatan luar negeri. Padahal pada kenyataannya, banyak produk ternama di dunia yang justru mempercayakan negara Indonesia untuk memproduksi sebagian bahkan seluruh dari produk mereka.

Hal ini tentunya bisa menjadi sesuatu yang membanggakan bagi Indonesia bukan. Hemm, lalu apa saja yaa produk-produk buatan negeri yang katanya sudah mendunia itu? Mari kita simak penelusurannya sebagai berikut.

1. Seragam NATO
NATO (North Atlantic Treaty Organization) adalah sebuah organisasi internasional untuk keamanan bersama, sebagai bentuk dukungan terhadap Persetujuan Atlantik Utara. NATO didirikan dan ditanda tangani pada 4 April 1949.Seragam Serdadu NATO

Walau negara Indonesia tidak termasuk ke dalam organisasi tersebut, tetapi seragam yang dipakai oleh serdadu NATO adalah buatan Indonesia. Seragam tersebut di produksi oleh PT. Sritex yang berada di Solo, Jawa Tengah, Indonesia.

2. Boneka Barbie
Siapa yang tidak kenal dengan Barbie? Boneka cantik ini menjadi mainan andalan bagi anak-anak perempuan hampir di seluruh penjuru dunia. Anak-anak perempuan sering mendandani boneka ini dengan berbagai macam aksesoris seperti bando, kacamata, topi dan lain-lain.

Siapa sangka, boneka yang super cantik ini ternyata di produksi di Indonesia. PT. Mattel yang berada di Cikarang, Jawa Barat, Indonesia adalah perusahaan yang memproduksinya. Hanya ada dua negara yang memproduksi boneka ini, yakni Indonesia dan China.

3. Airbridge Bandara
Kamu tahu apa itu airbridge? Ituloh tangga yang menghubungkan pintu pesawat ke pintu ruang tunggu di bandara. Kalau di Indonesia sih, lebih dikenal dengan nama tangga belalai. Mungkin karena bentuknya yang panjang seperti belalai gajah.

Mungkin dunia harus berterima kasih kepada PT. Bukaka Teknik Utama, Bekasi, Indonesia. Karena dengan mereka, kita tidak usah susah payah menuruni tangga pesawat agar sampai ke ruang tunggu di bandara.

4. Knalpot Mercedes Benz
Siapa yang tidak tahu mobil yang begitu populer ini? Mercedes Bens adalah mobil asal Jerman dan merupakan merk mobil tertua di dunia. Kendaraan ini begitu mewah, hanya orang-orang menengah keataslah yang mampu memilikinya.
Tapi mungkin kamu belum tahu, bahwa ada salah satu spare part dari mobil ini yang merupakan buatan Indonesia. Perusahaan Mercedes Bens bekerja sama dengan Indonesia dalam pembuatan knalpot. Knalpot itu diproduksi di Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia

5. Radio Magno
Kamu suka mendengarkan radio? Mungkin saat ini kamu mendengarkan siaran radio lewat handphone atau gadget bukan. Tapi kamu tahu gak apa itu radio Magno? Radio magno adalah radio kayu yang banyak digunakan penjuru dunia.
Radio ini adalah hasil karya dari seorang pria bernama Singgih Susilo Kartono. Beliau adalah seorang pengrajin yang berasal dari Temanggung, Jawa tengah, Indonesia. Radio ini sudah memenangi berbagai macam penghargaan di dunia internasional seperti Brit Insurance Designs Of The Year London.

6. Sepeda Polygon
Siapa disini yang suka mengendarai sepeda? Entah untuk olahraga, bersantai atau untuk bepergian ke suatu tempat. Ada satu merk sepeda yang mungkin sangat melekat di fikiran kita, Polygon merk sepeda yang sudah mendunia.
Ternyata, sepeda Polygon itu diproduksi di Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Nama perusahaannya adalah PT. Insera Sena, yang sudah memproduksi sepeda Polygon sejak 1989 silam. Sepeda-sepeda itu dipasarkan ke luar negeri sejak tahun 1991

7. Alat Pembasmi Kanker Otak
Penyakit kanker adalah penyakit yang sangat menakutkan, karena bisa membuat pengidap meninggal dunia. Sampai saat ini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini secara total. Tapi ada satu alat yang dapat membasmi penyakit mematikan ini.
Masyarakat, Ilmuwan dan Teknologi Indonesia bekerja sama dengan Ctech Laboratory yang telah berhasil menemukan alat tersebut. Pegidap kanker otak kecil dapat sembuh total dengan menggunakan alat yang menggunakan metode listrik statis.

Itulah tadi beberapa produk luar negeri yang ternyata adalah buatan asli Indonesia. Sebenarnya masih banyak lagi produk-prosduk buatan Indonesia yang sudah mendunia. Sudah seharunya kita bangga akan produk anak negeri bukan?

 

Indonesiaamanah.com- Lagi lagi ketidakjujuran dalam berdagang di temukan. Kali ini yang dijadikan objek ketidakjujuran adalah tabung gas 3 kg.

Sahabat Amanah perhatikan foto diatas, jika menemukan seperti itu, jangan di beli karena sudah bisa dipastikan, isi bersih gas yang ada di tabung gas 3 kg tersebut kurang dari 3 kg. Untuk mengecohnya maka di tempellah alat pemberat yang bisa jadi beratnya 3-4 ons. Nah kalo alat pemberatnya ada 3? Bisa dihitung berapa kekurangan gas yang ada di tabung tersebut bukan?

Praktek tidak amanah dalam berdagang semacam ini sungguh tak terpuji, ingin mengejar keuntungungan yang besar tapi dengan cara cara tak amanah seperti ini pasti nilai berkahnya akan hilang.

Oleh karena itu, ayo sebarkan informasi ini, agar pelaku usaha yang tidak amanah ini segera menyadari dan tidak mengorbankan konsumen.

 

Tokoh

indonesiaamanah.com