KASIHAN BANGSA : PUISI KAHLIL GIBRAN YANG SANGAT RELEVAN DENGAN INDONESIA SEKARANG

  02 September 2015
Rate this item
(0 votes)

Indonesiaamanah.com- Membaca puisi Kahlil Gibran berjudul Kasihan Bangsa sungguh sangat relevan dengan refleksi 70 tahun kemerdekaan Indonesia.

Terlebih puisi ini sudah di tulis oleh Gibran tahun 1912. Dan hari ini apa yang di tulisnya sungguh sangat mengena bagi kondisi bangsa kita. Semoga kita semua membaca puisi ini untuk di renungkan.

Berikut puisi :Kasihan Bangsa oleh Kahlil Gibran

Kasihan bangsa
yg mengenakan pakaian yg tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yg tidak ia panen,
dan meminum susu yg ia tidak memerasnya.

Kasihan bangsa
yg menjadikan orang dungu sebagai pahlawan
dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.

Kasihan bangsa
yg meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya
ketika tidur,
sementara menyerah padanya
ketika bangun.

Kasihan bangsa
yg tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan
di atas kuburan,
tidak sesumbar
kecuali di reruntuhan,
dan tidak memberontak
kecuali ketika lehernya sudah berada
di antara pedang dan landasan.

Kasihan bangsa
yg negarawannya serigala,
filosofnya gentong nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.

Kasihan bangsa
yg menyambut penguasa barunya dengan terompet kehormatan,
namun melepasnya dengan cacian,
hanya untuk menyambut penguasa baru lain
dengan terompet lagi.

Kasihan bangsa
yg orang sucinya dungu
menghitung tahun-tahun berlalu,
dan orang kuatnya masih dalam gendongan.

Kasihan bangsa
yg terpecah-pecah,
dan masing-masing pecahan
menganggap dirinya sebagai bangsa.

Kasihan bangsa
Alamnya yg indah,
Sawahnya hijau sepanjang masa
Tapi banyak penjahat dan orang bodoh
Dijadikan pemimpin negara

Kasihan bangsa
Hasil laut, tambang dan hutannya
Seperti sorga di dunia
Tapi banyak rakyatnya menderita
Karena kejujuran dan keadilah telah sirna

Kasihan bangsa
Tempat2 ibadahnya penuh
Puja dan puji selalu menggema
Tapi para pencuri tertawa-tawa
Karena mereka bebas semaunya..

 

Leave a comment

Tokoh

indonesiaamanah.com